INFO BIJAK: ---Tuntutlah ilmu pengetahuan dan janganlah malas. Alangka jauhnya kebijakan (kebaikan) itu dari orang-orang pemalas --- --- Jauhilah sifat malas, karena pemalas itu dibenci olah semua orang. Dan sesungguhnya sifat malas itu akan membawah kehampaan dan penyakit kemelaratan serta kesengsaraan---
SMA ALKHAIRAAT TANA TIDUNG

Ekstrakurikuler

Pencarian
PONPES ALKHAIRAAT TANA TIDUNG
Kontak
Alamat :

Jl. SIS Aljufri RT 07 Tideng Pale

Telepon :

082158950663

Email :

info@smaalkhairaattanatidung.sch.id

Website :

smaalkhairaattanatidung.sch.id

Media Sosial :
Kalender

Februari 2024

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29

Ekstrakurikuler

  • PROGRAM WAKASEK KESISWAAN

    SMA ALKHAIRAAT KABUPATEN TANA TIDUNG

    TAHUN AJARAN 2022/2023

     

    BAB I

    PENDAHULUAN

     A. LATAR BELAKANG

    Sesuai dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

    Upaya peningkatan mutu kualitas Sumber  Daya Manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia dan mampu hidup bersaing  adalah tuntutan dari perkembangan zaman pada saat ini. Oleh karena itu upaya peningkatan Sumber  Daya Manusia ini harus diprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan dan di evaluasi secara berkala. Hal ini menjadi semakin penting karena perubahan-perubahan akibat perkembangan Ilmu Pegetahuan Dan Teknologi (IPTEK) serta komunkasi menjadi semakin tidak kentara.  

    Salah satu bagian yang penting dalam upaya tersebut adalah sekolah sebagai fungsi pendidikan berkewajban untuk mengembangkan kemampuan serta membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat, khususnya generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional. Kompetensi penyelenggaraan pendidikan yang mengacu pada kompetensi peserta didik yang diarahkan pada kompetensi multiple intelegensi sangatlah diharapkan. Oleh karena itu Upaya pengembangan Potensi Diri Peserta didik sangatlah diperlukan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Ditambah lagi perkembangan amanat Kurikulem 13 dan Kurikulum Merdeka yang lebih menitik beratkan pada pegembangan Peserta didik. 

    B. TUJUAN

    1.   Mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara maksimal, baik potensi akademik maupun non akademik.

    2.   Menyiapakan warga negara menuju masyarakat belajar yang cerdas dan memahami nilai-nilai masyarakat yang beradab.

    3.   Menemukan dan memunculkan potensi-potensi yang ada pada diri peserta didik sehingga timbul kecakapan hidup (life skiill) yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.

    4.   Memberikan kemampuan minimal untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi dan hidup bermasyarakat

    5.   Menumbuhkan daya tangkal pada diri peserta didik terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah

    6.   Meningkatkan kemampuan peserta didik sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar.

    7.   Meningkatan apresiasi dan penghayatan seni.

    8.   Menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan Pancasila.

    9.   Meningkatkan kesegaran jasmani dan daya kreasi peserta didik untuk memantapkan keseimbangan antara pertumbuhan jasmani dan rohani.

     

    C. RUANG LINGKUP PEMBINAAN KESISWAAN

    1.      Program Pembinaan Kesiswaan (OSIS

    2.      Program Pembinaan Ekstrakurikuler

    3.      Program Unggulan Akademik dan Non Akademik.

    D. SASARAN PEMBINAAN

    Sasaran Pembinaan adalah (a) upaya penyelamatan dan (b) pemberdayaan  Potensi diri Peserta didik kelas X dan XI Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan jumlah sebanyak 28 orang peserta didik

    E. HASIL YANG DIHARAPKAN

    1.      Mampu melahirkan Sumber Daya Manusia yang memiliki keimanan, ketaqwaan, berkualitas, kompetitif, berdedikasi, mandiri dan profesional.

    2.      Mampu meningkatkan prestasi peserta didik sesuai bakat dan minat peserta didik

    3.      Mampu meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didik melalui jalur pembinaan penyelamatan peserta didik dari bahaya perilaku menyimpang di kalangan peserta didik dan jalur pemberdayaan potensi diri.

    F. STRATEGI PEMBINAAN

    1.      Melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah

    2.      Difasilitasi dan dibimbing oleh :

    3.      Guru Mata Pelajaran

    4.      Guru Bimbingan Karir (BK)

    5.      Pembina OSIS

    6.      Pembina Ekstrakurikuler

    7.      Pelatih

     

     BAB II URAIAN DAN MEKANISME PEMBINAAN KESISWAAN

     

    Seperti dikemukakan pada bagian terdahulu bahwa upaya pembinaan kesiswaan, terbagi menjadi 3 lingkup pembinaan yaitu :

     

    1.      Program Pembinaan OSIS

    2.      Program Pembinaan Ekstrakurkuler

    3.      Program Unggulan Akademik dan Non Akademik

     A. PROGRAM PEMBINAAN  OSIS  

    1. Pengertian

    Satu-satunya wadah organisasi peserta didik di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah disingkat OSIS. OSIS bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain, dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. Karena OSIS merupakan wadah organisasi siswa di sekolah. Oleh karena itu setiap peserta didik secara otomatis menjadi anggota OSIS. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya peserta didik dari sekolah yang bersangkutan.

     

    2. Tujuan

           Organisasi ini bertujuan mempersiapkan peserta didik sebagai kader penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani pembangunan nasional, untuk :

     

    1.      Mengembangkan potensi peserta didik secara optimal dan terpadu yang meliputi bakat, minat, dan kreativitas;

    2.      Memantapkan kepribadian peserta didik untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan;

    3.      Mengaktualisasikan potensi peserta didik dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat;

    4.      Menyiapkan peserta didik agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society).

     

    (Permendiknas No 39 Tahun 2008, Bab I pasal 1:

     

    1.      Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yang meliputi bakat, minat, dan kreativitas;

    2.      Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan;

    3.      Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat;

    4.      Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society).

     

    3. Materi Pembinaan

     

    Materi pembinaan kesiswaan (OSIS) mencakup :

    1.                  Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa  

     

    Kegiatan pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Esa terhadap siswa-siswi SMA Alkhairaat Kabupaten Tana Tidung adalah :

    1.    Kegiatan Imtaq Setiap pagi di Masjid (Pembina Ponpes)

    2.    Perayaan hari-hari besar Agama Islam

    3.    Melaksanakan shalat zohor berjamaah di sekolah

    4.    Kegiatan pembinaan kerohanian melului ekstrakurikuler rohis

    5.    Kegiatan ZIS melalui kotak infak setiap hari jum’ at untuk pembangunan Masjid

     

    2.                  Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia

     

    Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia terhadap Santri SMA Alkhairaat Kabupaten Tana Tidung adalah :

    1.    Mengadakan razia pelanggaran tata tertib.

    2.    Melaksanakan kebersihan umum di sekolah

    3.    Melaksanakan dan mengkoordinir kunjungan ke panti jompo, korban bencana, dan keluarga kurang mampu.

    4.    Melaksanakan bhakti sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    5.    Mengadakan lomba kebersihan kelas

    6.    Mengkoordinir latihan upacara bendera

    7.    Melaksanakan bakti sosial

    8.    Pembinaan Kepribadian Unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara

     

    3.                  Bidang pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara. bertanggung jawab dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan melatih dan mengembangkan kepribadian dan wawasan kebangsaan siswa serta menumbuhkan sikap bela negara dengan  memiliki beberapa program kerja sebagai berikut:

     

    1.    Melaksanakan Upacara Bendera pada hari Senin, serta hari - hari besar nasional.

    2.    Melatih petugas upacara bendara termasuk regu nyanyi.

    3.    Mengadakan ekstra pramuka.

    4.    Mengirim dan melatih peserta  gerak jalan putra/putri.

    5.    Mengirim dan melatih Paskibra kecamatan dan  kabupaten.

    6.    Mengadakan lomba yang berkaitan dengan hari - hari besar nasional.

    7.    Melaksanakan kegiatan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme pada setiap siswa.

     

    4.                  Pembinaan Prestasi akademik,seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat

     

    1.    Mengikuti lomba-lomba mata pelajaran baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional

    2.    Menyelenggarakan kegiatan ilmiah

    3.    Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)

    4.    Mengadakan studi banding dan kunjungan (Studi Wisata) ke tempat – tempat sumber belajar

    5.    Mendesain dan memproduksi media pembelajaran

    6.    Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian

    7.    Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah

    8.    Membentuk club sains, seni, dan olahraga

    9.    Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga

     

    5.                  Pembinaan Demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup,kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural.

     

    1.    Melatih kepemimpinan dan kedisiplinan civitas akademika

    2.    Pengaktifan anggota dan pengurus OSIS

    3.    Melaksanakan LKS dan kaderisasi calon pengurus OSIS setiap generasi

    4.    Melaksanakan MPLS bagi civitas akademika baru

    5.    Melaksanakan Pemilu Calon Ketua OSIS dan Calon Wakil Ketua OSIS setiap generasi

    6.                  Pembinaan kreativitas keterampilan dan kewiraswastaan 1. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang menjadi lebih berguna

    2. Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produksi

     

    7.                  Pembinaan kualitas  jasmani ,kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi.

    1.    Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat

    2.    Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS)

    3.    Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (narkoba),

    4.    Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah

     

    8.                  Pembinaan sastra dan budaya.

    1.    Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra

    2.    Meningkatkan apresiasi budaya

     

    9.                  Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

    1.    Memanfaatkan TIK untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran

    2.    Menjadikan TIK sebagai wahana kreativitas dan inovasi

    3.    Memanfaaatkan TIK untuk menunjang proses belajar mengajar

    4.    Meningkatkan keterampilan dalam bidang TIK

     

    10.              Pembinaan komunikasi dalam bahasa inggris.

     

                      o    Mengadakan ekstra English Club

     

     

    B. PROGRAM PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER

     

    1. Pengertian Kegiatan Ekstra Kurikuler

     

    Kegiatan Ekstra Kurikuler  adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran biasa yang dilakukan di sekolah/luar sekolah  untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah secara berkala dan terprogram.

     

    2. Tujuan Umum

     

    Menunjang pencapaian tujuan institusional dalam upaya pembentukan manusia Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila, yaitu :

    1.      Manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur.

    2.      Memiliki pengetahuan dan keterampilan

    3.      Sehat jasmani dan rohani

    4.      Kepribadian yang mantap dan mandiri

    5.      Rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

     

    3. Tujuan Khusus

    1.      Memberikan pengayaan kepada peserta didik yang menyangkut aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk menjadi manusia seutuhnya.

    2.      Menambah pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk memanfaatkan potensi lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan budaya.

    3.      Mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memanfaatkan kegiatan industri dan dunia usaha (kewiraswastaan)

    4.      Mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kemanusiaan, ketekunan, kerja keras dan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler.

    5.      Menanamkan kemampuan dan keterampilan melakukan tindakan dan perilaku hidup sehat secara jasmani dan rohani.

    6.      Menanamkan kemampuan meneliti dan mengembangkan daya cipta untuk menemukan hal baru

    7.      Menanamkan nilai-nilai gotong royong, kerjasama, tanggungjawab dan disiplin melalui kegiatan koperasi sekolah

    8.      Memberikan bekal kemampuan berorganisasi melalui kegiatan di sekolah dan di luar sekolah.

    9.      Memberikan bekal keterampilan praktis yang diperlukan peserta didik untuk hidup di masyarakat, mencukupi kebutuhannya sendiri maupun membantu kebutuhan  orangtuanya.

    10.  Menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam upaya melestarikan lingkungan alam dan budaya

    11.  Menanamkan budaya kerja dan etos kerja yang diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan

    12.  Menanamkan dan menambah wawasan kerohanian, mental dan agama untuk hidup dalam masyarakat, bangsa dan negara.

    13.  Memberikan bekal kemampuan berbakti dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

     

    4. Fungsi Kegiatan Ekstra Kurikuler

    1.      Pengembangan, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi, bakat dan minat mereka.

    2.      Sosial, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik.

    3.      Rekreatif, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks, mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan.

    4.      Persiapan karir, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik.

     

    5.      Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler o Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi, bakat dan minat peserta didik masing-masing. o Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik.

    o        Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut ke-ikutsertaan peserta didik secara penuh. o Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik.

    o        Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil. o Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.

    6. Bidang dan Jenis Kegiatan Pembinaan

    a. Bidang Olah raga

    1.      Volly Ball

    2.      Futsal

    3.      Pencat Silat

    4.      Tenis Meja

    5.      Bulutangkis/Badminton

     

     

    b. Bidang Seni

           Kreasi seni ( Teater dan drama )

           Musik ( Marawis )

           Kaligrafi

           Seni Rupa

           Seni Lukis

           Seni Membatik

     

    c. Bidang  wawasan Kebangsaan

           Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)

           Palang Merah  Remaja  (PMR)

           Pramuka

           Kelompok Ilmah Remaja (KIR)

           Empat pilar

           Literasi

           Podcast Siswa

    d. Pembinaan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

    1. Rohis

    e. Pembinaan  keterampilan dan  Kewirausahaan

    1.      Koperasi Peserta didik

    2.      Jurnalistik/Mading

     

    f. Pembinaan Lainnya

    1.      Kimia

    2.      Fisika

    3.      Biologi

    4.      LDBI Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia

    5.      Astronomi

     

    7. Peranan dan Tugas Guru/Kepala Sekolah

    Dalam kegiatan ekstrakurikuler tugas guru antara lain memberikan rangsangan dan motivasi serta arahan-arahan/pembinaan mulai dari persiapan, pelaksanaan, penilaian dan upaya pengembangan. Selama kegiatan ekstrakurikuler berlangsung, peranan guru, Waka dan kepala sekolah adalah sebagai berikut :

    a. Sebagai Motivator

    Memberikan rangsangan dan dorongan bagi peserta didik agar dapat mau melakukan sesuatu secara perorangan, berpasangan, kelompok maupun menurut rombongan belajar (klasikal).

    b. Sebagai fasilitator/tutor

    Berperan memberikan materi dan membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.

    c. Sebagai Dinamisator/akselelator

    Mendorong aktifitas peserta didik agar dapat melakukan kegiatan yang lebih banyak dan lebih bervariasi dari segi kualitas dan kreatifitas peserta didik.

    d. Sebagai konselor

    Memberikan bimbingan dan menjadi nara sumber, tempat berkonsultasi untuk kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian, tidak lanjut dan pengembangannya.

    8. Penyusunan Program Bimbingan Kegiatan Ekstrakurikuler

    Untuk menunjang kelancaran, efisiensi dan efektifitas bimbingan kegiatan ekstrakurikuler perlu disusun program kegiatan bimbingan peserta didik. Komponen yang perlu dimasukan dalam program ini meliputi kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut kegiatan ekstrakurikuler.

    9. Pembina Ekstrakurikuler

    NO

    NAMA

    JABATAN

    KET

    1

    Muhammad Azni, S.Pd

    Kesiswaan

     

    Pembina Osis

     

    2

    Jamaludin

    Pembina Ekstra Pramuka

     

    Pembina Ekstra PMR

     

    Pembina Paskibraka

     

    Pembina Ekstra Musik

     

    Pembina Ekstra Kreasi Seni

     

    Pembinaan Kaligrafi

     

    3

    Memet

    Pembina Ekstra Futsal

     

    Pembina Ekstra Pencak Silat

     

    Pembina Ekstra Volly Ball

     

    Pembinaan Ekstra Bulutangkis/Badminton

     

    Pentaque

     

    Panahan

     

    Renang

     

    Tenis Meja

     

    4

    Tri Wahyuni, S.Pd

    Pembina Ekstra Debat Bahasa

    Inggris

     

    5

    Muhammad Azni, S.Pd

    Pembina Ekstra Debat Bahasa Indonesia

     

    Pembina KIR

     

    Pembina Ekstra Mading

     

    Pembina Empat Pilar

     

    Pembina Ekstra Literasi Sekolah

     

    Pembina Ekstra Desain Grafis

     

    Pembina PODCAST

     

    6

    Miftah dan Nuryunita, S.Pd

    Pembina Ekstra Kimia

     

    Pembina Ekstra Kebumian

     

    Pembina Ekstra Matematika

     

    Pembina Ekstra Ekonomi

     

    Pembina Ekstra Biologi

     

    Pembina Ekstra Fisika

     

     

     

    Pembina Ekstra Astronomi

     

    7

    Pembina Ponpes

    Pembina UKS

     

    Pembina Ekstra Rohis

     

     

    C. PROGRAM UNGGULAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK

    1. Pengertian

    Program Unggulan adalah program kegiatan kesiswaan yang merupakan program prioritas sekolah dengan fokus : 1. Tercapainya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dengan ketangguhan intelektual dan kekuatan moral. 2. Adanya perubahan dari peserta didik pasif menjadi peserta didik aktif 3.  Memiliki keunggulan prestasi akademik dan atau non akademik untuk bidang tertentu sebagai bukti pertanggungjawaban keberhasilan pendidikan kepada masyarakat. 4. Mampu berprestasi dalam kegiatan Olimpiade/OSN/LDBI/Porseni/Porpelajar di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Tingkat Nasional.

    2. Sasaran Pembinaan  

    Sasaran pembinaan adalah seluruh peserta didik kelas X, XI, yang memiliki potensi dan prestasi yang dapat dikembangkan. Program Unggulan Akademik yaitu Pendidikan Agama dan Non Akademik Olahraga Prestasi.

    BAB III PENUTUP

     

    Demikian Program Kerja Pembinaan Kesiswaan yang merupakan upaya program Pengembangan Potensi Diri Peserta didik di SMA ALkhairaat Kabupaten Tana Tidung Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan harapan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan. Program Kerja ini tidak mungkin bisa terlaksana tanpa adanya dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu upaya pemahaman terhadap program kerja ini dapat diupayakan secara maksimal demi terwujudnya Visi dan Misi Alkhairaat Kabupaten Tana Tidung.